Rabu, 06 Juni 2012

Judule Bingung,,Wong Nulise Ae Yo Pas Bingung


Ketika orang yang diberi kewenangan muring - muring dan memerintah mengeluarkan statemen A (padahal sebenarnya itu proyek B), maka orang yang merasa punya Daya Protes dan Daya Kritis yang tinggi pun memberontak dengan mengeluarkan statemen C (padahal dia punya rencana lain yaitu D). akhirnya, orang-orang disekitarnya pun mendatanginya, mungkin mendukung atau hanya pura-pura mendukung kepadanya. Rombongan pertama yang datang adalah orang-orang yang selalu bertanya, mulai dari jenis pertanyaan yang perlu  ditanyakan sampai pertanyaan yang nggak perlu, semuanya ditanyakan. Bahkan persoalan E yang jelas-jelas sudah ketemu tujuannya yaitu F, itu juga masih ditanyakan, kalo G gimana? kalo H gimana? kalo I gimana? (padahal sebenarnya tujuannya hanya untuk me-morat maret-kan aturan yang sudah rapi yang terbentuk dalam undang-undang J K L M N di orat aret menjadi O P Q R S. kacau….
Pas di tengah kekacauan itu mucullah sosok yang selalu memberi masukan, meskipun masukan yang keluar dari mulutnya kadang-kadang juga nggak terlalu di masukkan oleh orang-orang yang mendengarnya. Tapi, karena beliau sangking istiqomahnya untuk selalu memberi masukan, keluarlah nyanyian-nyanyian kedamaian yang keluar dari mulutnya. “mungkin, masalah ini bisa kita atasi dengan cara T atau yang lebih mudah dengan jalan U, ini Cuma masukan saja.(sssstttt….jangan bilang siapa-siapa, kalau sampeyan tau, dia punya siasat buruk, bahkan lebih buruk dari statemen A diatas. Yaitu merubah V yang sudah enak-enak ‘gigi’nya satu lha kok malah ditambah satu ‘gigi’ lagi dan dinamai W). orang-orang yang mendengar awalnya sedikit tercerahkan, eh,,lha kok setelah tau apa yang ada di dalam kurung, akhirnya,,,kacau lagi….buyar menjadi dimesi X dan Y.
Kacau ketemu kacau,,,si Gak Pati Ngreken yang sedang menikmati secangkir kopi dan sebatang rokok yang sudah sedikit mlengkung, tiba-tiba nyeletuk “wes lah reek,,lek mulai A sampek Y sek tetep ae ruwet lan sek podo gak ono sing jujur,,solusi terakhir yo Z titik!!”
Akhirnya,,orang-orang pun kaget dan sedikit mikir mendengar omongan si Gak Pati Ngreken tadi, apa solusi Z tadi bener-bener tenanan, atau cuma akal-akalan saja seperti omongan sebelum-sebelumnya???tapi, kalo dipikir lagi, solusi Z mungkin juga ada benarnya dan kayaknya harus dipaksa benar, melihat bahwa setelah Z nggak ada huruf abjad lagi untuk ngapusi…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar